Gelombang elektro magnet


gelombang elektro magnetic Gelombang elektromagnetik adalah gelombang yang merambat tanpa memerlukan medium 1. Pengantar Gelombang Elektromagnetik Gelombang elektromagnetik merupakan radiasi dari percepatan muatan listrik dalam medan listrik dan medan magnet yang bersesuaian. Energi dapat dianggap sebagai gelombang yang merambat tanpa menggunakan medium yang melibatkan osilasi medan listrik dan medan magnet yang saling tegak lurus dengan arah rambat gelombang. Dikemukakan oleh Hertz bahwa gelombang elektromagnetik dapat menunjukkan gejala polarisasi, sama seperti gelombang cahaya, sehingga cahaya maupun gelombang elektromagnetik merupakan gelombang transversal. Kelajuan akan menurun jika memasuki suatu medium atau zat. Sifat-sifat gelombang eletromagnetik sebagai berikut: a. Perubahan medan listrik dan medan magnetik terjadi pada saat yang bersamaan sehingga kedua medan memiliki harga maksimum dan minimum pada saat yang sama dan pada tempat yang sama. b. Arah medan listrik dan medan magnetik saling tegak lurus dan keduanya tegak lurus terhadap arah rambat gelombang. c. Gelombang elektromagnetik merupakan gelombang transversi. d. Mengalami peristiwa pemantulan, pembiasan, interferensi, dan difraksi juga dapat mengalami polarisasi karena termasuk gelombang transversal. e. Besar medan listrik dan medan magnet berbanding lurus satu sama lain. f. Tidak dipengaruhi oleh medan listrik dan medan magnetik karena tidak mempunyai muatan. 2. Klasifikasi Gelombang Elektromagnetik Gelombang elektromagnetik di klasifikasikan berdasarkan pada spektrumnya. Spektrum gelombang elektromagnetik terdiri atas bermacam-macam gelombang berdasarkan frekuensi atau panjang gelombangnya. Urutan spektrum gelombang elektromagnetik dari frekuensi terkecil sampai frekuensi terbesar berdasarkan sebagai berikut. a. Gelombang radio dan televisi, b. Gelombang mikro, c. Sinar ultraviolet (UV), d. Cahaya tampak, e. Sinar infrared (IR), f. Sinar X, dan g. Sinar gamma. Sumber: http://id.shvoong.com/writing-and-speaking/2226699-gelombang-elektromagnetik/#ixzz1s4l3BJLE Pemanfaatan gelombang elektromagnetik Gelombang elektromagnetik dimanfaatkan dalam berbagai bidang kehidupan. Bidang telekomunikasi memanfaatkan gelombang elektromagnetik untuk radio dan televisi. Bidang kedokteran memanfaatkan gelombang elektromagnetik untuk mendeteksi kelainan pada organ tubuh. a. Gelombang Radio dan TV Gelombang radio merupakan gelombang elektromagnetik yang memiliki frekuensi dalam orde MHz sampai GHz. Gelombang radio dan televisi banyak dimanfaatkan bidang televisi komunikasi, misalnya: radiophone. Radiofon (radiophone) merupakan telepon yang tidak menggunakan kabel, tetapi memanfaatkan satelit komunikasi, sehingga gelombang yang dikirim berupa gelombang radio. Dalam sistem komunikasi gelombang radio sebagai gelombang pembawa (carrier wave) yang membawa gelombang bunyi dari sumber menuju penerima. Ada dua jenis cara membawa gelombang bunyi, yaitu 1) Modulasi amplitudo (AM) Modulasi amplitudo adalah suatu teknik dengan cara amplitudo gelombang radio disesuaikan dengan amplitudo gelombang bunyi dengan frekuensi tetap. 2) Modulasi frekuensi (FM) Adalah cara penyesuaian frekuensi gelombang radio dengan frekuensi gelombang bunyi dengan amplitudo tetap. Sistim FM ini banyak mengurangi derau (noise) akibat peristiwa kelistrikan di udara, sehingga suara diterima lebih jernih, sehingga stasiun radio sekarang banyak yang pindah dari AM ke FM. Namun sistem ini memiliki jangkauan terbatas, sehingga dibutuhkan stasiun-stasiun penghubung (relay) agar jangkauan menjadi lebih luas. b. Gelombang Mikro Merupakan gelombang radio dengan frekuensi paling tinggi, yaitu 3 GHz. Gelombang ini dapat menimbulkan efek pemanasan pada benda yang menyerapnya. Jadi, bisa suatu makanan menyerap radiasi gelombang mikro, maka makanan tersebut menjadi panas dalam waktu yang sangat singkat. Kegunaan lain dari gelombang ini adalah pada pesawat RADAR (Radio Detection and Ranging). Pesawat radar bekerja menggunakan sifat pemantulan gelombang mikro. c. Ultraviolet (UV) UV atau ultraungu merupakan gelombang elektromagnetik yang memiliki panjang gelombang 400 nm s.d. 440 nm. Pada panjang gelombang 400nm s.d 300 nm, dinamakan ultraviolet dekat, 300 nm s.d 200 nm dinamakan ultraviolet jauh, dan di bawah 200 nm dinamakan ultraviolet ekstrim. Penghasil ultraviolet yang paling besar adalah matahari, namun yang mencapai permukaan bumi hanyalah ultraviolet dekat karena gelombang di bawah 290 nm habis diserap oleh ozon dalam atmosfer. d. Cahaya tampak Cahaya tampak merupakan gelombang elektromagnetik yang memilik panjang gelombang 700 nm sampai 400 nm. Cahaya tampak merupakan cahaya polikromatik, karena dapat terdispersi menjadi beberapa cahaya monokromatik. Salah satu jenis cahaya tampak yang penting adalah laser. e. Infrared (IR) atau Infra Merah Infrared (IR) atau infra merah merupakan radiasi gelombang elektromagnetik dengan panjang gelombang lebih panjang dari gelombang merah, namun lebih pendek dari gelombang radio. Contoh penggunaan inframerah adalah untuk menyelidiki suatu penyakit dalam tubuh dengan pancaran inframerah, atau dapat juga digunakan untuk mempelajari/ mengetahui struktur suatu molekul (dikenal dengan spektroskopi inframerah). f. Sinar-X Sinar-X biasa digunakan dalam bidang kesehatan Terjadinya sinar-X Sinar-X adalah radiasi gelombang elektromagnetik dengan panjang gelombang lebih pendek daripada ultraviolet. Sinar ini dihasilkan dari penembakan atom-atom dengan partikel-partikel berenergi tinggi. Atom setiap unsur akan memancarkan spektrum sinar-X yang khas apabila atom tersebut ditembaki dengan elektron. Foton sinar-X akan dipancarkan bila elektron datang menumbuk sebuah elektron dari orbital sebelah dalam sehingga keluar dari atom. Bila hal ini terjadi, elektron dari orbital luar akan jatuh ke kulit sebelah dalam untuk menggantikannya, sehingga kehilangan energi dengan memancarkan foton yang disebut sinar-X. g. Sinar Gamma Sinar gamma merupakan radiasi gelombang elektromagnetik yang dipancarkan oleh inti atom tereksitasi pada saat proses perpindahan atom tersebut ke keadaan terkesitasi yang lebih rendah. Sinar gamma dapat dimanfaatkan dalam bidang pertanian, misalnya dalam rekayasa genetika, yaitu penyinaran gamma untuk menghasilkan bibit unggul. Sinar gamma juga dimanfaatkan dalam bidang kesehatan, antara lain: sinar gamma digunakan untuk membunuh kanker dengan dosis tepat dan untuk mensterilisasi peralatan di rumah sakit. Alat untuk mengetahui adanya radiasi sinar gamma adalah Geiger-Muller.

3 thoughts on “Gelombang elektro magnet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s